PENYAKIT ABIOTIK PADA TANAMAN PADI


Penyakit tanaman selain di sebabkan oleh faktor biotik(jamur,bakteri,virus)dan hama,juga dapat disebabkan oleh faktor abiotik,seperti  kekeringan ,suhu rendah,panas,ion-ion toksik,kelebihan air,polusi udara,angina,pasir,debu tanah padat ,dan kahat hara.

1.      Gejala kahat Hara

           Tanaman yang mengalami kahat salah satu unsur hara esensial,akan memperliahatkan gejala-gejala yang dapat kita lihat dengan mudah.Gejala yang timbul pada tanaman yang kahat unsur hara esensial tersebut adalah terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan tanaman seperti :

1.      Kahat Nitrogen(N).Gejalanya daun tampak tidak hijau segar,tetapi agak kekuningan-kuningan.Apabila gejala kahat N tersebut terjadi dalam waktu yang lama,maka akan menyebabkan daundaun menjadi kuning gugur.pada tanaman tertentu gejala kahat N memperlihatkan warna daun menjadi ungu atau kemerah-merahan.Hal ini terjadi karena terhambatnya pembentukan klorofil dan meningkatkan kandungan antosianin.Gejala seperti ini di temukan pada tanaman tomat  yang mengalami kahat N.cara mengatasi gejala tersebut adalah dengan melakukan pemupukan denagan tanaman kacang –kacangan seperti legum cover crop atau pupuk urea.

2.      Kahat paspos(P).Gejala tanaman yang mengalami kahat p tidak terlihat denagan cepat ,seperti pada gejala  kahat N.kahat p akan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman terhambat,daun menjadi hijau tua ,pada kondisi tertentu terjadi pembentukan  antosianin.pada lembaran dan tangkai daun,tampak bagian-bagian yang mati dan akhir daun,tampak bagian-bagian yang mati dan akhirnya daun dapat gugur.

3.      Kahat kalium (K).unsur K Mempunyai peranan penting sebagai katalisator pada proses pengubahan protein dan asam amino.Kahat  K akan menyebabkan protein dalam tanaman lebih sedikit  dibandingkan dengan asam amino.selain itu,kekahatan K akan juga menyebabkan terhambatnya proses fotosintesis dan meningkatnya kegitan respirasi.Gejala-gejala yang tampak pada kahat  K  adalah daun menguning terdapat noda jaringan mati di tengah atau tepi daun,danbatang mudah patah apabila di terpa angina.

       Unsur hara Nitrogen (N),Pospor(P),dan kalium(K) dikelompokan dalam kelompok unsur hara     primer.

4.      Kahat Kalsium (Ca).Kahat Ca menyebabkan terjadinya disintegrasi pada ujung-ujung batang maupun ujung akar,daun muda pertumbuhannya abnormal.selain itu,kahat Ca dalam tanah menyebabkan penyerapan unsur Mg secara berlebihan.Akibatnya,tanaman mengalami keracunan.Kalsium berperan untuk menguatkan dinding-dinding sel dan dalam tanaman unsur ini terdapat dalam bentuk Kristal kalsiumoksalat.kalsum  berperan mempergiat proses pembelahan sel di meristem,membantu pengambilan nitrat,dan mengaktifkan berbagai jenis enzim.pada daun tua terdapat lebih banyak  Ca dibandingkan dengan daun tua terdapat lebih banyak Ca di bandingkan dengan muda,sebab unsur ini bersifat tidak berubah dalam tanaman.

5.      Kahat Magnesium(Mg).Kahat Mg menyebabkan terjadinya klorosis yang dimulai dari batang bagian bawah,diikuti dengan kematian sebagian daun atau seluruhnya.Gejala menguningnya daun dimulai dari bagian ujung kemudian ke pangkal daun.Kelebihan Mg akan menyebabkan terjadinya keracunan,tetapi hal ini dapat  dihindarin denagan memberikan pupuk Ca yang cukup.

6.      Kahat Belerang (S).kekahatan  S akan menyebabkan terhambatnya kegiatan penyusun bermacam-macam asam amino dan(tiamin dan hiotin)yang sangat penting sebagai vitamin.Pada tanaman bawang merah dan bawang putih,unsur  S diperlukan dalam jumlah yang lebih besar.Unsur belerang di serap oleh akar dan daun tanaman  dalam bentuk senyawa SO4 atau SO+.Gejala kahat  S hampir sama dengan gejala kahat N,yaitu daun muda menguning,sedangkan pada daun tua berubah menjadi pucat.Unsur  S bersifat aktif,sehingga dapat ditranslokasiakn ke berbagai  tempat yang memerlukannya,seperti ke buah dan biji.

Unsur hara kalsium (Ca),Magnesium (Mg),dan Belerang (S)dikelompokan dalam kelompok unsur hara sekunder.

7.      Kahat Boron (B).Gejala kahat baron di tandai oleh cepat matinya bagian-bagian tanaman yang sedang mengalami pertumbuhan,seperti penyakit pucat pada temabakau,menguning pada kubis,dan menggulungnya daun pada kentang.

8.      Kahat Tembaga(Cu).Gejala kahat Cu akan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan jaringan tanaman dengan gejala busuk hati pada bit,pecah batang pada seledri,bercak kering pada apel,daun mengisut,pertumbuhan ujung  daun terhambat,dan rontoknya seluruh daun.tembaga adalah unsur  mikro yang mempunyai  peranan penting dalam proses oksidasi dan reduksi.Kelebihan unsur Cu yang diserap oleh tanaman akan menyebabkan terjainya keracunan.

9.      Kahat Klorin(CI).Gejala kahat klorida pada tanaman terlihat pada daun,dengan gejala pertumbuhan daun terhambat,pelayuan,terbentuknya klorosis dan nekrosis.sedangkan pada akar gejalanya akar lebih pendek dan tebal(membengkak)di  dekat ujung.peranan penting klorin adalah  memacu oksidasi H2O Pada proses fotosintesis,perkembangan akar,pembelahan sel,dan penfpppp  ppengendalian tekanan osmosis

    Pengendalian tekanan osmosis.

10.   Kahat Besi(Fe).Kekahatan besi akan menyebabkan daun pada tanaman mengalami I klorosis,sehingga daun menjadi kuning  atau pucat,sedangkan urat-urat dalam tetap berwarna hijau Besi berperan sebagai koenzim pada proses respirasi dan  merupakan bagian dari katalase,peroksidase,dan sitokrom.besi  bersifat tidak berubah  di dalam tanaman,sehingga daun tua tidak dapat mentranslokasikan persediaan bersinya kepada daun muda yang membutuhkannya.

11.   Kahat Mangan(Mn)kahat Mn pada tanaman memperlihatkan gejala yang hampir sama seperti yang terjadi pada kahat Fe dan Mg, yaitu gejala klorosis.Unsur Mn di butuhkan oleh tanaman dalam jumlah yang sangat kecil,sehingga apabila terjadi kelebihan akan menyebabkan terjadinya keracunan.

12.   Kahat Molybdenum(Mo).kerurangan unsur Mo pada tanaman, akan memperlihatkan gajala terganggunya pertumbuhan dan perkembangan tanaman,terutama pada proses reduksi nitrat.Kelebihan Mo juga dapat menyebabkan terjadi keracunan pada tanaman,karena Mo adalah hara mikro yang di butuhkan dalam jumlah sangat kecil.

13.   Kahat seng(Zn).kahat unsur  Zn akan memperlihatkan  gejala pertumbuhan tanaman yang kerdil terutama pada bagian ujung  akar.Akibatnya akan menghambat proses penyerapan hara dan air sehinggan menghambat pertumbuhan tanaman.Unsur Zn termasuk dalam kelompok mikrohara yang berperan penting dalam mengaktifkan beberapa enzim untuk pembentukan asam indolasetat.

14.   Kahat Aluminium (Al).Kahat Al menyebabkan terjadinya kahat Fe dalam Sel,metabolisme tidak aktif,meningkatnya muatan negative dinding sel,terjadinya toksisitas P,dan Pertumbuhan tajuk abnormal.Unsur Al tidak termasuk dalam kelompok unsur hara esensial,tetapi pada tanaman tertentu seperti the,pinus,bakau,padi,legume,eucalitus,peach,dan gandum memperlihatkan respons positif.Aluminium di butuhkan oleh tanaman tersebut merupakan tanaman akumulator Al,yang dibutuhkannya dalam jumlah sangat sedikit untuk pertumbuhan dan perkembangannya.Unsur Al banyak di temukan terutama pada tanah(Ultisol,Oksisol,sulfat masam,tanah gambut daerah pasang surut)yang mempunyai pH kurang dari 5.0.Keracunan Al menyebabkan pertumbuhan perakaran terhambat,kerdil,pertumbuhan tajuk terbatas,bahkan dapat menyebabkan kematian pada tanaman peka.

15.   Kahat selenium(Si)Kahat unsur selenium menyebabkan tanaman (spesies Astragalus akumulator)mudah keracunan fosfat,dan terhambatnya reaksi oksidasi-reduksi.Unsur Silisium tidak mengganggu pertumbuhan tanaman,tetapi hewan yang memakan tanaman yang mengandung unsur terebut sering sempoyongan sebagai akibat dari memakan tanaman tersebut.

16.   Kahat Nikel(Ni).Gejala kahat unsur nikel akan menyebabkan keracuanan di ujung daun oleh urea,biji tidak mampu berkecambah,dan kelainan  anatomi.Nikel merupakan unsur hara yang esensial bagi tumbuhan karena keberadaannya dalam urease.

            Unsur hara Boron (B), Tembaga(Zn),Klorin (CI),Besi (Fe),Mangan (Mn)Molibdenum(Mo),Seng        (Zn),Aluminium(Al),Nikel (Ni)dan Selenium (Si) dikelompokan dalam kelompok unsur hara mikronutrian.

Komentar