HAMA TANAMAN PADA PADI


             Beberapa jenis hama sering menyerang tanaman padi sehingga menyebabkan kerugian yang tidak kecil bagi petani padi,hasil penelitian menunjukkan kerugian pada tanaman pada akibat serangan berbagai jenis hama dan penyakit pada tanaman padi di dunia tidak kurang dari 35.500 ton.Beberapa hama yang sering menyerang tanaman padi tersebut adalah :    

1.      Keong Emas(Pomacea canaliculata L)

        Hama ini menyerang tanaman padi muda yang baru ditanam.Hama ini memotong dan memakan bibit tanaman muda tersebut lalu sisa potongan akan terlihat mengambang pada permukaan air.Serangan hama ini sangat berbahaya,terutama pada bibit padi muda berumur  10 hari(SRI)atau 21 hari pada budidaya secara konvensional ketika bibit baru pindah tanam ke lapangan.

       Jika serangan keong emas meningkat dan membahayakan pertumbuhan bibit tanaman padi,harus segera dilakukan pengeringan sawah dan pengendalian dengan pestisida yang mengandung zat pengatur tumbuh(zpt),seperti Regent.Dari  hasil penelitian penulis,penggunaan pestisida terdebut efektif mengendalikan hama keong emas tersebut,terutama pada budidaya dengan system SRI.Selain itu penggunaan zpt dapat memacu pertumbuhan anakan tanaman padi yang terserang keong emas.

          Pada tanaman dewasa,serangan hama keong ini tidak terlalu berbahaya karena batang tanaman padi sudah cukup keras dan tahan terhadap keong emas dan tanaman dewasa tersebut sering dimanfatkan sebagai tempat untuk menaruh telur-telurnya.

2.      Tikus(Rattus argentiventer)

     Tikus merupakan hama utama pada tanaman padi.Hama ini menyerang tanaman padi pada semua stadium pertumbuhan,mulai dari tahap persemaian sampai tanaman padi siap dipanen.jenis hama tikus sering menyerang tanaman padi adalah tikus sawah dan rawa.Kedua jenis tikus ini di bedakan oleh ukuran tubuhnya.Tikus sawah memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan tikus rawa.Ciri persawahan yang di huni hama tikus adalah memiliki lubang-lubang di pinggir pematang sebagai tempat persembunyiannya(Gambar 8.5).Hama tikus ini aktif menyerang tanaman padi terutama pada malam hari.pada serangan berat,kerugian akibat hama tikus cukup besar,bahkan dapat menyebabkan terjadinya gagal panen.Terutama apabila serangan berat tersebut terjadi pada fase pembentukan malai karena hama tikus tersebut akan menyerang tangkai malai karena hama tikus tersebut akan menyerang tangkai malai sehingga putus.Beberapa cara pengendalian hama tikus yang sering dilakukan oleh petani antara lain :

(a)menutup lubang sarang hama tikus dengan tanah dan memberinya umpan racun;(b)Pengasapan sehingga tikus-tikus tersebut keluar dan di buru bersama;(c)memasang perangkap tikus di sekitar sawah;(d)memasang pagar plastik;dan (e) memelihara hewan predator hama tikus seperti burung elang.

Gambar 8.5 penampang lubang tikus di pematang sawah (a = jalan utama masuk dan keluar;b=jalan keluar alternative;c dan d= sarang lama dan baru;e=jalan darurat)Kalshoven,1981)

3.      Burung

             Seranagan hama burung sudah dimulai ketika kegiatan penyemaian benih padi di sawah.burung-burung tersebut memakan benih padi yang di semaikan.serangan berat pada persemaian dapat menyebabkan terjadinya kekurangan bibit untuk penanaman padi di sawah.bagian tanaman padi yang diserang oleh hama burung adalah gabah padi yang masih muda atau gabah padi yang sudah mengguning.

              Gabah padi yang disukai oleh berbagai jenis burung.Beberapa diantaranya adalah burung pipit,burung gereja,bondol,perkutut,gelatik,burung layang-layang,dan lain sebagainya.kerugian akibat serangan burung dapat mencapai 10% dari produksi.puncak serangan hama burung biasanya terjadi pagi hari sekitar pukul 06.00-10.00 dan sore hari sekitar pukul 12.00-18.00.

          Pengendalian serangan dari hama burung dapat dilakukan dengan beberapa cara.Antara lain dengan cara menggunakan orang-orangan,jarring burung,tanam serentak,mengendalikan sarang burung di sekitar sawah,dan mempekerjakan orang untuk mengusir burung gambar 8.6.

Komentar