PENYAKIT DAN HAMA PADI


        Kerusakan tanaman budidaya yang disebabkan oleh penyakit yang sudah sangat lama dikenal dan dirasakan oleh umat manusia.Berbagai upaya sudah dilakukan,bahkan sejak ribuan tahun yang lalu.hal ini dapat dibuktikan dengan ditemukannya penyakit hawar dan embun(mildew)di dalam perjanjian lama.upaya untuk mengendalikan berbagai macam penyakit tumbuhan tersebut,secara sistematis baru dimulai pada pertengahan abad ke-19,ketika terjadi wabah penyakit busuk daun(Phytophthora infestans)pada tanaman kentang yang menyebabkan terjadinya malapetaka kelaparan di Eropa.

          Tanaman kentang yang mereka budidayakan mengalami serangan busuk daun.Hal ini terjadi karena kondisi cuaca yang tidak menentu,serta di ikuti oleh curahan hujan yang tinggi.kondisi tersebut menyebabkan persediaan kentang yang mereka simpan pada waktu musim dingin menjadi busuk,bahkan tanaman kentang yang mereka tanam juga terserang,sehingga produksi kentang sangat terbatas.produksi kentang yang minim menyebabkan  terjadi kekurangan pangan dan terjadilah kelaparan yang sangat hebat.Penyakit busuk daun yang pada awalnya terjadi di Irlandia terus berkembang ke seluruh Eropa utara,bahkan ke Amerika serikat.Sekitar 1 juta penduduk  Irlandia mati kelaparan dan 2 juta terpaksa berimigrasi ke Negara-negara lainnya,termasuk Canada dan Amerika serikat.kejadian ini merupakan salah satu malapetaka kelaparan umat manusia yang terbesar di dunia karena memakan korban yang sangat besar.

Malapetaka tersebut merupakan pelajaran penting bagi para ahli pertanian untuk selalu berupaya menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.bagi bangsa Indonesia,yang penduduknya hamper 100% mengantungkan  kebutuhan bahan pangan nya  pada tanaman padi,harus  mewaspadai kejadian di Irlandian tersebut.bukan tidak mungkin  kejadian tersebut juga akan  terjadi pada tanaman padi.seperti  pernah terjadi  di Benggala(india)karena factor cuaca(curah hujan tinggi dan banyak berawan)yang sangat cocok untuk perkembangan jamur  (Helminthosporium oryzae) penyebab penyakit  hawar daun padi.akibat serangan penyakit tersebut,produksi padi menurun sampai 90%sehingga terjadi kekurangan pangan yang menyebabkan kematian 2 juta  penduduk Benggala pada 1943.

       Tanaman padi termasuk tanaman yang sangat rentan terhadap berbagai macam gangguan dalam siklus hidupnya  gangguan tersebut dapat diakibatkan oleh pathogen,lingkungan,dan manusia.dalam perkembangan  epidemi  penyakit tumbuhan,dikenal adanya interaksi antara faktor tamanan,potogen,lingkungan,dan manusia yang lebih di kenal dengan konsep piramida penyakit.naik turunnya interaksi dari keempat faktor tersebut akan  mempengaruhi pertumbuhan dan produksi dari tanaman padi.akibat gangguan penyakit pada tanaman padi,baik oleh faktor biotik maupun nonbiotik,dapat menyebabkan kerusakan dari skala ringan sampai gagal panen.

      Pertumbuhan tanaman dikategorikan sehat atau normal apabila tanaman tersebut dapat melaksanakan fungsi-fungsi  fisiologisnya dengan baik,sesuai dengan potensi genetik terbaik  yang dimilikinya.Fungsi fisiologis tersebut antara lain pembelahan,diferensiasi dan perkembangan sel,penyerapan air  dan mineral,dan mentranslokasikannya ke seluruh bagian tanaman,fotosintesis dan translokasi hasil fotosintesis ketempat pengguna dan penyimpanan,metabolisme  senyawa-senyawa yang disintesis,dan reproduksi.

       Terdapat puluhan ribu penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata setiap tanaman dapat  di ganggu oleh lebih dari seratus penyakit.Setiap jenis patogen tersebut dapat menyebabkan gangguan terhadap beberapa varietas saja.namun demikian,ada juga patogen  tersebut dapat menyebabkan gangguan terhadap beberapa varietas saja.Namun demikian,ada juga patogen yang dapat menyebabkan gangguan sampai ratusan spesies tanaman.

        Ada beragam kriteria dalam pengelompokan penyakit  tanaman,antara lain berdasarkan pada gejala  serangannya,seperti busuk akar,kangker,layu,bercak daun,kudis,hawar,antraknosa,karat,gosong ,mosaik,dan menguning.Akan tetapi,pula yang berdasarkan pada organ  tumbuh yang dipengaruhinya,seperti penyakit akar,batang ,daun,dan buah.pada bab ini,fokus pengelompokan tentang penyakit tanaman padi,yang difokuskan pada jenis penyebab penyakit yang bersifat biotik (parasit)dan abiotik(fisopath).

           Serangan penyakit pada tanaman akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada sel atau jaringan,sehingga tumbuhan yang sakit menjadi lemah,bahkan dapat mengalami kematian karena serangan dari penyakit  tersebut.Akibat  serangan tersebut berfungsi fisiologis dari tanaman tersebut mengalami penurunan atau  terhenti sama sekali terutama pada varietas tanaman yang peka.pada varietas toleran serangan  dari patagen  tersebut dapat diatasi dengan baik,sehingga tanaman dari pathogen tersebut dapat  diatasi dengan baik,sehingga tanaman mampu tumbuh dan berkembang secara normal.

Komentar